Langsung ke konten utama

Lirik "Sholawat Tafrijiyah"

Bacaan Arab:

  اَللّٰهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً , وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَــمَّدِ  ࣙالَّذِيْ , تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ

وَتُقْضٰى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ , وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ , بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىٰ اٰلِهِ , وِصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

Bacaan Latin:

Allahumma sholli sholaatan kaamilatan Wa sallim salaaman taaman ‘ala sayyidinaa Muhammadin Alladzi tanhallu bihil ‘uqadu, wa tanfariju bihil kurabu.

Wa tuqdhaa bihil hawaa’iju Wa tunaalu bihir raghaa’ibu wa husnul khawaatimi wa yustasqal ghomaamu bi wajhihil kariimi, wa ‘alaa aalihi, wa shahbihi ‘adada kulli ma’luumin laka.

 

Terjemahan:

"Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujanpun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan nafas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.'

 

Manfaat Sholawat Nariyah

Dikutip dari laman resmi PWNU Jawa Timur, berikut sejumlah keutamaan atau manfaat membaca Sholawat Nariyah, berdasarkan pendapat Syaikh Muhammad At Tunisii:

• Shalawat Nariyah apabila dibaca 11 kali pada setiap hari, maka Allah akan memudahkan rezekinya dan diangkat derajatnya di mata masyarakat.

• Apabila Shalawat Nariyah dibaca 31 kali pada setiap selesai Shalat Subuh, maka Allah akan memudahkan segala macam urusannya dalam setiap usahanya.

• Shalawat Nariyah apabila dibaca 90 kali pada setiap harinya maka Allah akan mengangkat kedudukannya, dimudahkan rezekinya, dijauhkan dari segala penyakit, dibukakan pintu kebijakan, sehingga semua orang akan menaruh rasa senang kepadanya.

• Apabila Shalawat Nariyah dibaca 300 kali di dalam suatu majelis (secara bersama-sama), maka Allah akan mengabulkan hajatnya yang besar di samping itu akan dijauhkan dari marabahaya yang besar.

• Dalam kitab Khazinatul Asror (hlm. 179) dijelaskan, “Salah satu shalawat yang mustajab ialah Shalawat Tafrijiyah Qurthubiyah, yang disebut orang Maroko dengan Shalawat Nariyah karena jika mereka (umat Islam) mengharapkan apa yang dicita-citakan, atau ingin menolak yang tidak disukai mereka berkumpul dalam satu majelis untuk membaca shalawat nariyah ini sebanyak 4444 kali, tercapailah apa yang dikehendaki dengan cepat (bi idznillah).”




 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ana Bansa Nafsi (Ramy Sabry) - Lirik

Ana Bansa Nafsi (Ramy Sabry) - Lirik  Ana bansa nafsii habiibii ana bansaa esmii Habibi ana bansa lamma bakun wayaak Wi bala'i nafsii habibi me'aak Wi nefsii Akamil ba'i 'umrii wa e'isyuh me'ak   Men elleila da albii lik men elleila da rouhi fiik Men elleil da ana hashuf ya habibi al haya bae'inik Men elleila da albii lik men elleila da rouhi fiik Men elleil da ana hashuf ya habibi al haya bae'inik Ana bansa nafsii habiibii ana bansaa esmii Habibi ana bansa lamma bakun wayaak Wi bala'i nafsii habibi me'aak we nefsii Akamil ba'i 'umrii wa e'isyuh me'ak  

Sholli wa Sallim Da'iman Alahmada - Lirik

Sholli wa sallim daa-iman ‘alaahmadaa 2x Wal aaali wal ash-haabi man qod wahhadaa 2x   Ahmadal Mushthofaa dzawaas-samaahah Munqidzu man lidzanbihi nadaamah Bihi arjuur-ridloo wa qobuulat-taubah   Sholli wa sallim daa-iman ‘alaahmadaa 2x Wal aaali wal ash-haabi man qod wahhadaa 2x   Tawassalnaa bijaahik ya thoibah fii naili ‘adadil munaayaath-thoyyibah Wal ali wal ash-haabi wadz-dzurriyyah   Sholli wa sallim daa-iman ‘alaahmadaa 2x Wal aaali wal ash-haabi man qod wahhadaa 2x   Taqobbal yaa Allah fiinaa syafaa’atan ‘an kurbi diininaa wa amril ‘aajilah Bijaahil Mushthofaa shoohibisy-syafaa’ah

Syair "Lam Yahtalim"

“menjabarkan tentang beragam keistimewaan, kekhususan, dan ciri-ciri yang dimiliki Nabi Muhammad.”   لَمْ يَحْتَلِمْ قَطُّ طٰهُ مُطْلَقًا اَبَدًا Lam yahtalim qaththuthaahu mutlaqan abada. Artinya: "Nabi Muhammad tidak pernah bermimpi basah." وَمَا تَثَا ئَبَ أَصْلًا ِفى مَدَى الزَّمَنِ Wa maa tatsaa aba ashlan fii madazzamani. Artinya: "Tidak pula pernah menguap selama hidupnya." مِنْهُ الدَّوَا بُّ فَلَمْ تَهْرَبْ وَمَا وَقَعَتْ Minhuddawaabu falam tahrob wa maa waqa’at. Artinya: "Binatang-binatang pun tidak lari menjauh darinya." ذُبَابَةٌ أَبَدًا فِى جِسْمِهِ الْحَسَنِ Dzubaabatun Abadan fii jismihil khasani. Artinya: "Dan seekor lalat tak pernah hinggap di tubuhnya yang indah." بِخَلْفِهِ كَأَ مَامٍ رُؤْيَةٌ ثَبَتَتْ Bikholfihi ka a maamin ru’yatun tsabatat. Artinya: "Yang ada di belakang tampak nyata seperti di hadapannya." وَلَايُرٰى أَثْرُ بَوْلٍ مِنْهُ فِى عَلَنِ ...